DLH Jatim dan Ponorogo Verifikasi Lapangan Desa Berseri di Desa Ngunut Babadan

  • Jul 22, 2026
  • Anindya Hidayati
  • Kecamatan Babadan, Info Desa Ngunut, Pemerintah

KIM Batorokatong, Ponorogo - Tim dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur bersama DLH Kabupaten Ponorogo melakukan verifikasi lapangan Program Desa Berseri Tahun 2026 di Desa Ngunut, Kecamatan Babadan, Rabu 22 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 – 16.00 WIB di Balai Desa Ngunut dan titik lokasi RT 03 RW 2 Ngunut 2, serta RT 1-4 RW 03 Ngunut 1 ini dipimpin langsung oleh verifikator DLH Provinsi Jawa Timur, Gita Istiqfarrani, ST dan didampingi Astridina Permata, ST.

Verifikasi ini merupakan tindak lanjut Pergub Jatim No. 31 Tahun 2022 tentang Desa Berseri. Fokus penilaian ada pada 5 aspek utama: sanitasi, pengelolaan sampah, ruang terbuka hijau, konservasi air, dan energi.

BANK SAMPAH AKTIF DAN INOVASI KONSERVASI AIR JADI SOROTAN

Dalam sambutannya, Kepala Desa Ngunut Siti Khotijah menyampaikan bahwa Desa Ngunut sudah bergabung dalam program Desa Berseri sejak 2025. Saat ini desa telah membentuk Kader Lingkungan, Bank Sampah, dan kelompok konservasi air "Komunitas Mawar Merah".

“Ini bukan sekadar lomba. Desa Berseri adalah gerakan berkelanjutan. Kami menilai keberlanjutan, keterlibatan masyarakat, dan bukti fisik di lapangan,” tegas Istiqfarrani.

Hasil peninjauan tim ke lapangan menunjukkan sejumlah capaian positif. Bank Sampah “Mitra Alam Sejati” berjalan aktif dengan jadwal setor sampah tiap minggu dan memiliki beberapa unit di tiap dukuh. Taman dusun juga terawat dan saluran drainase bersih tanpa sampah.

Yang menarik perhatian tim verifikasi adalah inovasi warga di bidang konservasi air. Desa Ngunut menginisiasi pembuatan selokan injeksi dan “sumur kawak” untuk meresapkan air ke dalam tanah. Selain itu, Ruang Terbuka Hijau di desa dimanfaatkan untuk menanam tanaman pangan dan tanaman obat keluarga atau toga.

Kelompok lain yang ikut berperan adalah Kelompok Desa Menabung Air “Mawar Merah”, TP-PKK, Karang Taruna Andi Karya, dan 20 perwakilan warga RT.

Diberi 3 Rekomendasi untuk Penguatan

Usai verifikasi, tim memberikan 3 rekomendasi agar capaian Desa Ngunut semakin kuat:
1.  Menambahkan komponen penilaian bank sampah dan biopori ke dalam lomba tingkat RT.
2.  Pemberian nama Kelompok Wanita Tani di tiap RT sesuai dengan nama unit Bank Sampah.
3.  Pembuatan branding media sosial yang lebih masif untuk mempromosikan kegiatan Desa Berseri.

Camat Babadan yang hadir dalam kegiatan ini mengapresiasi kekompakan warga Ngunut. Tim DLH Provinsi Jatim berharap Desa Ngunut bisa menjadi percontohan Desa Berseri di Kabupaten Ponorogo.

Kegiatan ditutup pukul 16.00 WIB oleh Tim DLH Provinsi Jawa Timur. Ke depan, Desa Ngunut akan menindaklanjuti rekomendasi tersebut agar bisa lolos ke tahap penilaian provinsi.