Desa Ngunut Gelar Musyawarah Pembentukan Pengurus Komunitas Desa Menabung Air, Jadi Pilot Project Laboratorium Konservasi Air Skala Desa
- Nov 21, 2025
- Anindya Hidayati
- Kecamatan Babadan, Info Desa Ngunut
KIM Batorokatong, Ponorogo (Jum'at,21/11) – Pemerintah Desa Ngunut bersama masyarakat setempat mengadakan musyawarah pembentukan pengurus Komunitas Desa Menabung Air. Kegiatan ini merupakan langkah awal menjadikan Desa Ngunut sebagai pilot project laboratorium konservasi air skala desa. Selanjutnya, Desa Ngunut ditargetkan menjadi kampung Proklim dan mendukung berbagai program konservasi lingkungan lainnya.
Musyawarah yang berlangsung di Balai Desa Ngunut ini dihadiri oleh Kepala Desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, dan perwakilan warga. Agenda utama pertemuan adalah membahas struktur kepengurusan, program kerja, dan strategi implementasi kegiatan konservasi air yang akan dilaksanakan.
Kepala Desa Ngunut, Siti Khotijah, dalam sambutannya menyampaikan, “Pembentukan Komunitas Desa Menabung Air ini sangat penting sebagai upaya pelestarian sumber daya air dan mendukung program nasional konservasi lingkungan. Dengan terpilihnya Desa Ngunut sebagai pilot project, kami berharap dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Bahkan potensi sebagai desa wisata edukasi.”
Ketua panitia pembentukan pengurus (koordinator Desa Menabung Air), Adit Agustian, menambahkan, “Kami akan menyusun program yang konkret, seperti pembuatan sumur resapan, alih fungsi sumur lama, pendataaan biopori, penampungan air hujan, dan edukasi masyarakat tentang pentingnya konservasi air. Komunitas ini juga akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga terkait.”
Setelah melalui diskusi dan musyawarah, peserta sepakat untuk membentuk kepengurusan Komunitas Desa Menabung Air dan menetapkan langkah-langkah strategis. Komunitas ini diharapkan dapat menjadi penggerak utama dalam menjaga ketersediaan air dan meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat.
Dengan diarahkannya Desa Ngunut sebagai kampung Proklim dan laboratorium konservasi air, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih lestari, masyarakat yang lebih sejahtera, dan terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan.