Desa Menabung Air Wujudkan Ketahanan Iklim di Ponorogo

  • Aug 15, 2025
  • Frengki Nur Fariya Utama
  • Kecamatan Babadan, Info Desa Ngunut, Pemerintah

KIM Batorokatong, Ponorogo - Menabung Air Foundation (MAF) bersama Maesa Group meluncurkan program Desa Menabung Air di Desa Ngunut, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Program yang berlangsung Agustus–November 2025 ini bertujuan mendorong konservasi air, pengelolaan sampah organik, dan penguatan kapasitas masyarakat menghadapi perubahan iklim.

Peresmian di Balai Desa Ngunut dihadiri Asisten 1 Bidang Kesra dan Pemerintahan Bambang Suhendro, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Marjono, Kepala Desa Siti Kotijah, Camat Babadan, Kapolsek, Danramil, tokoh lingkungan, akademisi, dan masyarakat setempat.

Ketua MAF, Yulia Ayu Srikanthi, menjelaskan program ini memiliki tiga fokus: edukasi warga soal konservasi air dan pengelolaan sampah, pembangunan 1.000 lubang resapan biopori serta lima sumur resapan, dan pembentukan kader lingkungan untuk keberlanjutan.

“Harapan kami, Desa Ngunut menjadi percontohan Desa Berketahanan Iklim di Ponorogo, sekaligus mendukung program Desa Hebat yang digalakkan oleh Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko,” kata Yulia.

CEO Maesa Group, Bobby Wibowo, menegaskan dukungan perusahaan adalah bagian dari komitmen CSR terhadap keberlanjutan sumber daya air.

“Sebagai perusahaan yang bergerak di industri berbasis air, kami ingin kontribusi ini membawa dampak nyata bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat. Air adalah aset masa depan yang harus kita jaga bersama,” ujar Bobby.

Program ini juga didukung Pemkab Ponorogo, Dinas Lingkungan Hidup, serta akademisi dari IPB Bogor dan Universitas Ciputra Surabaya. Melalui pelatihan, media edukasi, serta monitoring dan evaluasi, Desa Ngunut diharapkan menjadi inspirasi bagi desa lain dalam membangun ketahanan iklim secara berkelanjutan.

 

Sumber : rri.co.id